Kukar — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026, jajaran kepolisian terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan. Salah satunya melalui kehadiran personel Polsek Samboja pada kegiatan aksi bersih pantai dan penanaman mangrove yang digelar oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) di kawasan Pantai Tanah Merah, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ekosistem pesisir, dengan melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, komunitas lingkungan, perusahaan, hingga masyarakat setempat. Sekitar 100 peserta dan undangan turut ambil bagian dalam aksi peduli lingkungan tersebut.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan SDA OIKN Myrna A. Safitri beserta jajaran, Kepala Dinas LHK Kalimantan Timur Joko Istanto, Kepala Dinas LHK Kutai Kartanegara Slamet Hadiraharjo, Plt. Kadis Pariwisata Kukar Awang Agus Dermawan, Kepala BPDAS Mahakam Berau Rintan Nilawati, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Kalimantan Ishak Yasir, Kabag Ops Polresta Kawasan IKN Kompol Ridwan Harahap, serta unsur TNI dari Grup 4 Kopassus OIKN.
Dari unsur kewilayahan turut hadir Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid, S.H., M.H., Danramil 0906-6/Samboja Kapten Kav. Jimmy Purba, Camat Samboja Damsik, M.Si., Lurah Tanjung Harapan Jumiyati, beserta sejumlah tokoh masyarakat dan pegiat lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan penyerahan simbolis tempat sampah serta plang edukasi lingkungan. Selanjutnya seluruh peserta melakukan penanaman mangrove secara simbolis sebelum diteruskan dengan penanaman bersama di area pesisir yang telah disiapkan.
Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid menegaskan bahwa kegiatan bersih pantai dan penanaman mangrove merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir sekaligus mencegah ancaman abrasi.
“Penanaman mangrove bukan hanya kegiatan seremonial, namun merupakan investasi lingkungan jangka panjang. Mangrove memiliki peran vital sebagai pelindung alami garis pantai serta penyangga ekosistem pesisir. Kami dari Polri siap terus mendukung setiap upaya pelestarian alam bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, melalui Kabid Humas Kombes Pol Yuliyanto, menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan lingkungan merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga keberlanjutan alam.
“Kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Polda Kaltim mendukung penuh setiap kegiatan positif yang mampu menjaga kelestarian alam, khususnya kawasan pesisir yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Diharapkan, mangrove yang ditanam dapat tumbuh optimal dan menjadi sabuk hijau alami yang mampu melindungi kawasan pesisir Samboja dari abrasi, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan untuk generasi mendatang.
