Jelang Idul Adha, Polsek Bengalon Pastikan Distribusi BBM di SPBU Berjalan Lancar

admin TBNews
0

 

Kutim - Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, personel Polsek Bengalon melaksanakan monitoring dan pengecekan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (24/05/26).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kelangkaan BBM, praktik penimbunan, maupun aksi pembelian berlebihan oleh masyarakat menjelang meningkatnya aktivitas saat hari besar keagamaan.


Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok BBM di SPBU. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, persediaan BBM seperti Pertalite, Pertamax, Solar hingga Dexlite masih dalam kondisi aman dan dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.


Selain memeriksa stok, personel juga berdialog dengan pihak pengelola SPBU terkait mekanisme distribusi dan pelayanan kepada konsumen. Petugas turut memberikan imbauan agar penyaluran BBM dilakukan sesuai ketentuan guna menghindari penyalahgunaan, termasuk pengisian berulang dan pengetapan BBM.


Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk langkah preventif kepolisian dalam menjaga kelancaran distribusi energi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha.


“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan stok BBM tetap tersedia dan distribusinya berjalan lancar sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar,” ujar AKBP Fauzan Arianto.


Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM agar tidak terjadi penyimpangan maupun praktik penimbunan.


Sementara itu, Kapolsek Bengalon AKP Asriadi menjelaskan bahwa hasil pemantauan di sejumlah SPBU menunjukkan situasi masih aman dan kondusif tanpa adanya antrean panjang maupun indikasi panic buying.


“Selama kegiatan monitoring berlangsung, tidak ditemukan adanya pelanggaran ataupun kecurangan dalam penyaluran BBM. Pelayanan kepada masyarakat juga berjalan normal,” terang AKP Asriadi.


Ia juga menyampaikan bahwa distribusi BBM berikutnya masih menunggu proses persetujuan pengiriman dari pihak Pertamina untuk memenuhi kebutuhan pasokan di wilayah Bengalon.


Dalam kegiatan tersebut, petugas turut mencatat adanya penyesuaian harga BBM jenis Dexlite yang mengalami kenaikan dari Rp24.150 menjadi Rp26.600 per liter. Meski demikian, kondisi di lapangan tetap terkendali dan aktivitas masyarakat berlangsung seperti biasa.


Polsek Bengalon memastikan monitoring terhadap SPBU akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya menjaga keamanan distribusi BBM serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)