Tim Gabungan Patroli Karhutla Polsek Gunung Tabur Temukan Titik Hotspot di Kampung Batu-Batu Berau

Admin 2
0

 


Berau – Upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui patroli terpadu lintas instansi di wilayah Kabupaten Berau. Kapolsek Gunung Tabur IPTU Alan Firdaus bersama personel BKO Polres Berau, BKO Polda Kaltim, Manggala Agni, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V, dan KPHP Berau Utara melaksanakan patroli siaga Zona I Karhutla.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dipusatkan di Posko Siaga Karhutla Kampung Batu-Batu, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi secara dini potensi kebakaran sekaligus mempercepat penanganan apabila ditemukan titik api.

Sebelum melaksanakan patroli, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti briefing terkait tata cara penanganan Karhutla. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk menyamakan langkah dan memastikan setiap unsur memahami prosedur penanganan di lapangan.

Sekitar pukul 09.30 WITA, tim gabungan kemudian bergerak melaksanakan patroli menuju sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan pemantauan terhadap titik hotspot yang terdeteksi untuk memastikan kondisi di lapangan.

Patroli gabungan tersebut melibatkan personel Polri, KPHP Berau Utara sebanyak delapan personel, Manggala Agni tiga personel, serta tiga personel BWS Kalimantan V. Dari unsur Polri, kegiatan diikuti Brigpol M. Jeffry, Bripda Refaldo, dan Bripda Afdal Abang Sya.

Dalam pelaksanaan patroli, tim menemukan satu titik hotspot di kawasan lahan APL Kampung Batu-Batu, Kecamatan Gunung Tabur. Berdasarkan hasil pemantauan tim Posko Siaga Karhutla, titik panas tersebut berada pada kategori medium.

Temuan hotspot tersebut menjadi perhatian tim gabungan untuk dilakukan pemantauan dan penanganan sesuai kondisi di lapangan. Patroli terpadu juga menjadi bagian dari upaya memastikan potensi kebakaran dapat diketahui sedini mungkin sehingga tidak berkembang dan meluas.

Sinergi antara Polri, Manggala Agni, KPHP Berau Utara, BWS Kalimantan V, serta unsur terkait lainnya diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi munculnya titik panas.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Patroli dan pemantauan terhadap wilayah rawan Karhutla akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap munculnya titik api baru.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)