Kukar– Kesigapan personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim kembali ditunjukkan dalam upaya penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Tergabung dalam Satgas Karhutla, personel bergerak melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta KM 47, Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tanggap darurat tersebut dimulai sekitar pukul 10.30 WITA di bawah pimpinan Ipda I Ketut Ngardi Sentana, S.A.P.. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat untuk memastikan kondisi lahan yang sebelumnya terbakar benar-benar aman dan tidak menyisakan bara yang dapat memicu munculnya api kembali.
Di lapangan, personel memfokuskan penanganan pada penyiraman serta pendinginan secara menyeluruh di area bekas terbakar. Proses ini dilakukan dengan menyisir sejumlah bagian lahan yang masih berpotensi menyimpan bara api, terutama pada vegetasi kering yang mudah kembali terbakar.
Lokasi yang berada di kawasan Jalan Soekarno-Hatta KM 47 menjadi perhatian karena merupakan jalur utama dengan aktivitas masyarakat dan pengguna jalan yang cukup tinggi. Kondisi vegetasi di sekitar lokasi yang rawan terbakar juga membuat proses pendinginan menjadi langkah penting untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran susulan.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., mengapresiasi kesiapsiagaan personel Batalyon A Pelopor yang terus berada di garis depan dalam penanganan Karhutla.
Menurutnya, keberadaan personel tidak hanya ditujukan untuk memadamkan api, tetapi juga memastikan kondisi pascakebakaran benar-benar aman melalui proses pendinginan dan pemantauan.
“Langkah cepat dan terukur yang dilakukan Satgas Karhutla merupakan wujud bakti Brimob kepada masyarakat. Pemadaman harus diikuti dengan pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran dan membahayakan masyarakat maupun lingkungan,” tegas Kombes Pol. Ronny Suseno.
Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla, khususnya di kawasan yang memiliki potensi tinggi terhadap penyebaran api.
“Kami mengimbau masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan Samboja Barat agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran, termasuk membuang puntung rokok sembarangan. Jika melihat kepulan asap atau titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujar AKP Nugroho Widihyanto.
Satgas Karhutla Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim akan terus mengedepankan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi setiap potensi kebakaran. Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penanganan sekaligus mencegah Karhutla meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

