Polri Peduli Untuk Masyarakat, Polsek Melak Salurkan Bantuan Sembako Pasca Bencana Longsor

admin TBNews
0

 

Kubar - Polsek Melak kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani bencana tanah longsor yang melanda Kampung Muara Bunyut RT.001, Kec.Melak, Kab.Kubar, Jumat (07/08/26). Selain melakukan pengamanan di lokasi kejadian, personel kepolisian juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak musibah.


Peristiwa longsor diketahui terjadi pada dini hari. Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 01.30 WITA terdengar suara gemuruh dari arah tanah di sekitar lokasi. Saat dilakukan pengecekan belum terlihat adanya tanda-tanda yang mengkhawatirkan. Namun sekitar pukul 04.30 WITA, suara tersebut semakin keras disertai pergerakan kabel yang melintang di badan jalan ke arah Sungai Mahakam hingga menyebabkan jembatan kayu ambruk. Menyadari kondisi tersebut, saksi segera memperingatkan warga agar menyelamatkan diri.


Akibat kejadian tersebut, sedikitnya empat rumah warga mengalami dampak. Satu unit rumah mengalami kerusakan berat, sementara tiga rumah lainnya berada dalam kondisi terancam akibat longsor susulan. Selain merusak permukiman, bencana tersebut juga mengakibatkan satu unit mobil serta sekitar 30 unit sepeda motor milik warga hanyut ke Sungai Mahakam.


Kapolres Kubar AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Melak Iptu Rinto Simanjuntak, S.H., mengatakan bahwa pihaknya segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas melakukan pengamanan area terdampak, mendata kerugian, meminta keterangan saksi, sekaligus menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga yang menjadi korban bencana.


"Kami bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk penanganan pascakejadian. Langkah yang dilakukan meliputi pengamanan lokasi, pendataan korban, penyaluran bantuan kemanusiaan, hingga pendirian tenda pengungsian sementara bersama BPBD, pihak Kecamatan Melak, dan Satpolairud Polres Kutai Barat," ungkap Iptu Rinto.


Berdasarkan informasi dari Petinggi Kampung Muara Bunyut bahwa kawasan tersebut sebelumnya juga pernah mengalami bencana serupa pada 2 Agustus 2025. Longsor diduga dipicu oleh abrasi yang terus mengikis bantaran Sungai Mahakam sehingga menyebabkan pergerakan tanah.


Saat ini seluruh warga terdampak telah dievakuasi dan untuk sementara mengungsi di rumah sanak keluarga yang berada di Kampung Muara Bunyut. Situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, sementara proses pemantauan terus dilakukan guna mengantisipasi potensi longsor susulan.


Polsek Melak juga menghimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Mahakam, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Warga diminta segera meninggalkan lokasi menuju tempat yang lebih aman apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau gejala longsor demi menghindari risiko yang lebih besar.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)