Samarinda - Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., menghadiri kegiatan Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (01/05/26), di Gedung Olah Bebaya Area Rumah Dinas Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda.
Kegiatan mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja. Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama” serta dihadiri sekitar 400 peserta dari unsur pemerintah, TNI-Polri, organisasi buruh, dan dunia usaha.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kaltim Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., Kasrem 091/ASN Kolonel Kav Rahyanto Edy Yuniarto, S.A.P., Sekda Provinsi Kaltim Dra. Sri Wahyuni, M.PP., Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, S.I.K., M.H., serta sejumlah pejabat daerah dan perwakilan serikat pekerja.
Rangkaian kegiatan diisi dengan penyampaian pernyataan sikap dan aspirasi dari sejumlah serikat pekerja dan buruh terkait perlindungan hak pekerja, kepastian kerja, serta kesejahteraan buruh, dilanjutkan komitmen dari dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim dalam meningkatkan kepatuhan terhadap norma ketenagakerjaan dan pengawasan perusahaan di berbagai sektor industri, kemudian ditutup dengan acara hiburan dan pembagian doorprize kepada para peserta.
Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menyampaikan bahwa kehadiran Kapolda Kaltim dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap terciptanya hubungan industrial yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, dan para pekerja di Kalimantan Timur.
“Momentum peringatan May Day ini menjadi sarana memperkuat sinergi seluruh elemen dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, sekaligus mendorong terwujudnya kesejahteraan pekerja melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik antara semua pihak,” ujar Kombes Pol Yuliyanto.
Ia menambahkan, Polda Kaltim akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif, termasuk dalam penyampaian aspirasi para pekerja dan buruh secara damai sesuai ketentuan yang berlaku.